Peran Niat dalam Beramal

21 08 2007

PERAN NIAT DALAM BERAMAL  

  

    

Dari Amirul Mukminin Abu Hafs, Umar bin Khatabradiyallahu ‘anhuma, ia berkata :”Aku mendengarRasullulah shallalahu ‘alaihi wassalam bersabda: 

‘Sesungguhnya amal-amal itu (harus) dengan niat dan sesungguhnya setiap (amal) seseorang itu tergantung niatnya. Maka barangsiapa hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka (pahala) hijrahnya (dinilai) kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barangsiapa hijrahnya diniatkan untuk (kepentingan harta) dunia yang hendak dicapainya atau karena seorang wanita yang hendak dinikahinya, maka nilai hijrahnya sesuai dengan tujuan niat ia berhijrah.” (HSR. Bukhari dan Muslim dalam kedua kitab Shahihnya).   

Kedudukan Hadits : Banyak perkataan ulama tentang hadits ini, diantaranya :

Imam Nawawi berkata : 

 ” Kaum muslimin telah ijma’ (sepakat) tentang tingginya hadits ini dan banyak manfaatnya.” 

Imam Syafi’i berkata :  

“Hadits ini merupakan sepertiga ilmu dan termasuk dalam tujuh puluh bab masalah fiqh.”(syarah Shahih Muslim 13/53) 

Sebagaimana sudah diketahui oleh setiap muslim bahwa niat tidak dapat mempengaruhi yang haram. Sebaik apapun niatnya dan semulya apapun tujuannya, niat tidak dapat menghalalkan yang haram dan tidak melepaskan sifat kekotoran, karena memang inilah yang menjadi sebab pengharamannya.


Barangsiapa mengambil riba atau mencuri harta, atau mencari harta dengan cara yang dilarang dengan niat untuk membangun masjid atau mendirikan tempat panti asuhan anak yatim atau mendirikan madrasah, sekolah tahfidh (hapalan) Qur’an, atau untuk dishadaqahkan kepada fakir dan miskin dan orang-orang yang membutuhkan, atau bentuk kebaikan apapun, maka niat yang baik ini tidak berpengaruh
apa-apa serta tidak bisa meringankan dosa yang haram
. Allah tidak akan menerima yang haram meskipun dengan niat yang baik.    

 Dari Abu Hurairah, Rasullulah shallalahu ‘alaihi wassalam bersabda :  

“Sesungguhnya Allah Ta’ala itu baik, tidak menerima sesuatu kecuali yang baik.” (HR. Muslim No:1015).  

 Niat itu harus ikhlas, dan ikhlas semata tidak cukup menjamin diterimanya amal selagi tidak sesuai dengan ketetapan syariat dan dibenarkan sunnah. Sebagaimana amal yang
dilakukan sesuai dengan ketentuan syariat tidak akan diterima selagi tidak disertai dengan keikhlasan.

Beberapa faedah dan pelajaran dari hadits ini : (lihat kitab Qawaid wa Fawaid minal Arba’in An-Nawawiyah, Al-Wafi Syarah Arba’in An-Nawawi, Tisirul “Allam
syarah Umdatul Ahkam, Bahjatun Nazhirin Syarah Riyadhus Sholihin, Syarah Riyadus Sholihin oleh Imam Nawawi, Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin). 

  

1. Niat termasuk iman, karena termasuk amal hati.

2. Wajib setiap muslim mengetahui hukum dan kedudukan amal yang hendak dilakukan, disyariatkan atau tidak, wajib atau sunnah, karena amal tidak bisa lepas dari niat yang disyari’atkan.

3. Disyariatkan niat secara sadar dalam amal-amal nyata.

4. Amal tergantung dari niat, tentang sah dan tidaknya, sempurna dan kurangnya, taat dan maksiat.

5. Niat tempatnya di hati bukan di lisan.

6. Amal harus sesuai dengan sunnah, karena ia termasuk syarat diterimanya amal.

7. Niat yang baik tidak bisa membuat yang harammenjadi halal, yang mungkar menjadi ma’ruf, yang bid’ah menjadi sunnah.

8. Baiknya tujuan tidak menghalalkan segala cara.

9. Wajib berhati-hati dari riya’, sum’ah (memperdengarkan kepada orang lain) atau beramal karena dunia.

10. Manusia senantiasa digoda oleh syetan sehingga dapat merusak keikhlasan amalnya.

11. Wajib bagi setiap muslim dan muslimahmemperhatikan perbaikan hati.

12. Keadilan Allah dalam memberikan ganjaran pahala dari amal-amal   hambanya.

13. Keutamaan hijrah kepada Allah dan Rasul-Nya.  

——————————————————————————————
Maraji’ (Daftar Pustaka) :kitab Qawaid wa Fawaid minal Arba’in An-Nawawiyah, Al-Wafi Syarah Arba’in An-Nawawi, Tisirul “Allam syarah Umdatul Ahkam, Bahjatun Nazhirin Syarah
Riyadhus Sholihin, Syarah Riyadus Sholihin oleh Imam Nawawi, Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin


Aksi

Information

One response

29 04 2012
husni7989

ijin share ya akhi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: